LINpoem -
Datang dan pergi secara diam-diam,
Jauh di dalam kenangan, kumendekam dalam ingatan
Ketika mengingat tentang dirimu
Aku terbiasa dengan pantulan di jendela
Matamu yang memandangi masa depan
Walau kusadari tak bisa lari dari takdir,
aku tidak takut, dan menaruh kepercayaan didalam hatiku
Kau tunjukkan bagaimana caranya
memiliki perasaan yang dalam
Walau dunia ini musnah
ku kan slalu ada di sampingmu
Aku mengembara dalam hujan salju ini
Kamu yang terluka kini tidak sendirian lagi..
Seberapa jauh pun kita terpisah, aku takkan lupa..
Karena kamu mengatakan padaku tentang cahaya itu
Air mataku yang bergelinang adalah bentuk terima kasihku
Janji yang terucap dibawah langit di hari itu takkan pudar
Dalam kenangan jauhku yang perlahan mulai berubah
Dengan masa lalu yang ku genggam, aku memikirkan dirimu
Makna Sahabat
LINsay -
Sahabat itu akan merasa nyaman kalau kalian sama memperlakukan nya sama seperti dia memperlakukan kalian dengan baik.
Sahabat, bukanlah sesuatu yg bisa di ucapkan kepada setiap teman dengan mudahnya. Kata "sahabat" bisa mengalir bila ada sinkronisasi antar individu tersebut.
Sahabat, bukanlah tempat untuk bergantung. Tapi mereka hanya memberikan saran2 dan tindakan pada waktu yang tepat, mendengarkan keluh kesah kalian serta memotivasi agar tak ada raut kesedihan di wajah kalian.
Sahabat, selalu memberikan kepercayaan yang penuh kepada kalian. Dan begitu juga sebaliknya.
Sahabat, saling terbuka dan tak ada yang disembunyikan/ditutupi.
Sahabat, selalu mengerti apa yang kita ingin walaupun tidak kita ucapkan.
Jadi ketika kalian menemukan "Orang" itu, jgn biarkan dia kecewa. Selalu jaga persahabatan kalian, karena sedikit orang di dalam kehidupan ini yang mengerti dan memahami apa yang kalian ingin.
Child's Dream
Langit disiang hari sangat menakjubkan, di hiasi awan-awan dan cahaya matahari yang menggabungkan warna2 mereka menjadikannya sangat elegan. Semasa kecil, kita sering diimpi-impi kan dengan keinginan untuk mencapai langit itu, entah bisa terjadi atau tidak tapi pada saat itu semuanya begitu indah. Impian itu kadang-kadang terhempas ketika ada beberapa orang yang mengatakan bahwa itu hanyalah sebuah omong kosong. Semangat yang pada awalnya sangat menggebu-gebu tiba-tiba meredup dengan seketika.
Hanya anak dengan seumuran kita yang bisa mengerti keadaan dan imipian pada saat itu, mereka saling berbagi cerita mengenai langit biru yang luas ini. Mereka juga saling memberikan harapan yang indah satu sama lain. Begitu sempurna suasana saat itu, dimana dunia ini serasa hanya milik kita. Angin pun tak henti2nya menyapu bersih debu-debu agar semuanya terlihat rapi.
Saat kita melihat di atas tebing, terbentang luas sawah-sawah yang hijau diiringi aliran sungai yang berisi berbagai kehidupan di dalamnya.
Kita yang dulu hanya bisa tertawa dan menangis, sekarang hanya bisa menggantungkan impian itu kepada orang lain. Kita begitu tak berdaya dan begitu lemah serta rapuh, seperti halnya dedaunan yang bisa kapan saja jatuh dari ranting pohon.
Kado Pertama dan Terakhir
Namaku kiki, hari ini aku melakukan aktivitas seperti biasanya yaitu kuliah, aku begitu senang karena tak lama lagi akan libur semesteran. Ketika sedang berjalan pulang, salah seorang temanku bernama dwi bertanya,
"ki, kalo libur nanti kamu mau kemana?" ujar dwiaku pun menjawab "ga ada rencana apa-apa sih, mungkin di rumah aja"
Mendengar jawabanku, tampangnya seperti mau mengatakan "yah, masa bodoh". Tapi aku juga tidak begitu peduli dengan orang seperti dia.
Setiba dirumah, aku bergegas melihat kalender. Terlintas aku teringat kalau 2 hari lagi mama akan berulang tahun. Aku pun tak panjang pikir untuk membuat suatu kejutan, mugkin ini pertama kalinya selama aku hidup ngasih orang hadiah/kado. Tak lama kemudian terdengar langkah kaki menghampiriku
"kiki, lagi ngeliatin apa?" mamaku bertanya. Aku pun agak kaget dan gugup ketika di tanya spontan gitu. Tapi aku harus bersikap tenang seperti biasa.
Ketika Pintu Surga Tertutup Rapat
Sebagai seorang anak, kami merasa terlalu membebani ibu dalam melakoni panggung dunia ini. Tapi entah kenapa walaupun sakit di dalam hati, mereka tak pernah luput dari senyuman yang selalu memanjakan diri kami. Ibu tak pernah lelah memberikan semangat dan kasih sayang kepada kami dalam menjunjung ilmu.
Tapi diantara kami masih terdapat beberapa yang mungkin belum bisa mengerti dengan perasaan seorang ibu, tutur kata yang selalu mereka (anak) lontarkan terkadang seperti mengiris iris hati seorang ibu. Entah apa yang ada di pikirannya, ibu selalu saja tidak bisa mem
Tapi diantara kami masih terdapat beberapa yang mungkin belum bisa mengerti dengan perasaan seorang ibu, tutur kata yang selalu mereka (anak) lontarkan terkadang seperti mengiris iris hati seorang ibu. Entah apa yang ada di pikirannya, ibu selalu saja tidak bisa mem
Waterfall
Kita ini bagaikan ,arus arus di sungai yang sedang melaju kencang ke air terjun yang berada di kejauhan,
kamu sebagai salah satu arus, trus menancapkan gas mengejar arus arus yang ada di depanmu. Tapi kamu tidak menyadari aku (arus) selalu berada di belakangmu, mengiringimu, dan ikut untuk meraihmu. Andaikan kamu sadar akan derita ketika aq melihatmu dengan rasa bangga dan percaya diri untuk melewati arus arus besar yang indah.. Aku tak jauh bagaikan arus kotor yang di penuhi tanah, begitu dekil, menjijikkan.
Aku sadar tak akan mampu untuk melampaui kejernihan arusmu, tpi yg perlu kmu ketahui adalah arti dari kotor tanah itu sendiri yang penuh dengan perjuangan untuk meraih
Kemungkinan yang INDAH
Terima kasih kepada kamu, karena selama kita kenal kurang lebih setengah tahun hati ku yang kosong ini sempat terisi olehmu.. Aku minta maaf karena banyak perbuatan ku yang tidak adil, tidak sepihak, dan lain lain yang tertuju kepada kamu.. Entah kenapa, mungkin mulut ini bisa dengan mudah mengatakan "sayang", akan tetapi hati ini tidak bergetar, seakan akan seperti bertemu seorang teman biasa.. Itu yang kurasakan selama ini.. Aku juga tidak begitu paham betul dengan keadaan ini, aku tidak bisa memaksakan kehendak emosi sesaat..
Dan saat kamu jauh, rindu itu pun mulai menghampiri... Aku takut terlalu banyak menarik ulur hatimu.. Aku hanya tidak ingin kita terlalu cepat.. Jalani saja dahulu..
Mungkin di tengah jalan kamu menemukan pohon yang indah, dan nyaman untuk kamu berteduh, maka hampiri , istirahatlah.. Aku hanya bisa berkata namun tak bisa berbuat, aku sadar semua itu.. Dan itu lah sifat burukku..
Untuk saat ini dan kedepan, kita perbaiki dahulu sifat2 yg menurut kita dan orang kurang.. Dan MUNGKIN pada saat nya nanti tiba, MUNGKIN juga hatimu pada saat itu kosong, dan MUNGKIN juga saat itu aku sudah matang.. Maka aku akan datang untuk melamarmu.. :)
Dan saat kamu jauh, rindu itu pun mulai menghampiri... Aku takut terlalu banyak menarik ulur hatimu.. Aku hanya tidak ingin kita terlalu cepat.. Jalani saja dahulu..
Mungkin di tengah jalan kamu menemukan pohon yang indah, dan nyaman untuk kamu berteduh, maka hampiri , istirahatlah.. Aku hanya bisa berkata namun tak bisa berbuat, aku sadar semua itu.. Dan itu lah sifat burukku..
Untuk saat ini dan kedepan, kita perbaiki dahulu sifat2 yg menurut kita dan orang kurang.. Dan MUNGKIN pada saat nya nanti tiba, MUNGKIN juga hatimu pada saat itu kosong, dan MUNGKIN juga saat itu aku sudah matang.. Maka aku akan datang untuk melamarmu.. :)
Langganan:
Postingan (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.

